PIMPINAN DEWAN
MEDIA SOSIAL


Pasokan Air Sungai Menurun, Komisi II Sidak ke Balai Benih Ikan Kecamatan Sidoharjo
Ditulis oleh : Admin Ganteng - Bagian : Subag Humas & Protokol

12 Juni 2017 - 11:05:29 WIB

Wonogiri - Perubahan musim dari musim hujan mendekati musim kemarau menyebabkan mulai berkurangnya pasokan air di berbagai daerah di Kabupaten Wonogiri. Sumber air irigasi, tandon air dan perikanan yang sebagian besar memanfaatkan air sungai sebagai sumber air utama ikut terkena dampaknya. Berkurangnya pasokan air juga menyebabkan kualitas baku mutu air jadi menurun, hal ini tentunya mempengaruhi proses pembibitan benih - benih ikan di Balai Benih Ikan se-Kabupaten Wonogiri.

Untuk menggali informasi lebih jelas akan kendala dan permasalahan yang dihadapi Balai Benih Ikan, Kalangan Legislator Komisi II DPRD Kabupaten Wonogiri Rabu (7/6) segera melaksanakan Sidak ke Balai Benih Ikan Kecamatan Sidoharjo dengan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II Sardi, SE. Tampak mendampingi dalam rombongan yaitu Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Kabupaten Wonogiri, Ir Rully Pramono Retno, M.Si beserta jajarannya.

Hingga tahun ini Kabupaten Wonogiri telah memiliki 4 lokasi balai benih ikan yang tersebar di 4 Kecamatan yaitu di Kecamatan Sidoharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kecamatan Manyaran dan Kecamatan Giriwoyo. Keberadaan Balai Benih Ikan ini tentunya hanya berfungsi sebagai sentra pembibitan benih - benih ikan yang khusus diperuntukkan bagi petani perikanan masyarakat sekitar saja. Hal ini diakui pihak Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Peternakan cukup merugikan, dikarenakan Balai Benih Ikan mempunyai potensi besar untuk menambah Pendapatan Daerah yang diantaranya sebagai arena pemancingan dan outbond. Namun hal ini urung dilakukan, dikarenakan terbentur aturan Perda yang ada saat ini belum mengatur mengenai hal tersebut.

Dengan luas wilayah 0,92 Ha berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonogiri, Balai Benih Ikan Kecamatan Sidoharjo memiliki 13 Kolam yang terbagi dalam kolam indukan dan anakan, Dislapernak Kabupaten Wonogiri mengaku cukup kesulitan dalam mengelola dan merawat pembibitan benih - benih ikan agar bisa berproduksi secara maksimal dikarenakan ketergantungan terhadap debit aliran sungai yang tidak stabil tersebut. Dengan kehadiran para anggota Dewan Komisi II ini, pihak Dislapernak berharap bisa mendapatkan solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Di akhir kunjungannya, Sardi meminta kepada Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Peternakan untuk segera melakukan kajian secara mendalam akan perlunya pembuatan Sumur Dalam sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan kekurangan pasokan air tersebut.

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda website DPRD Kabupaten Wonogiri ?
Sangat Bagus
Bagus
Lumayan
Tidak Bagus

HASIL POLLING
PENGUMUMAN TERBARU
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 108548 kali