PIMPINAN DEWAN
MEDIA SOSIAL


Minta Dukungan, Perwakilan Honorer K2 Datangi Gedung Dewan
Ditulis oleh : Admin Ganteng - Bagian : Subag Humas & Protokol

19 Februari 2018 - 14:25:22 WIB

Wonogiri - Sejumlah perwakilan honorer kategori dua (K2) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Wonogiri, Kamis (1/2) untuk meminta dukungan dewan terkait masalah Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang membatasi usia mereka untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan juga terkait mekanisme pengangkatan melalui seleksi.

Sebelumnya, Sunarto Pimpinan perwakilan honorer menyampaikan bahwa sampai saat ini dia dan kawan - kawan masih terus berjuang. Kendatipun pengangkatan honorer saat ini sudah tidak memiliki payung hukum yang kuat dikarenakan dalam PP 56 tahun 2012 yang merupakan perubahan dari PP 48 tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer telah berakhir di tahun 2014. "Kami masih punya semangat," terangnya.

Ia mengungkapkan, bahwa semenjak pasca test PNS tanggal 3 November 2013 masih tersisa sejumlah 473 honorer K2 di Kabupaten Wonogiri, yang kemudian diverifikasi ulang oleh KemenPAN-RB di bulan agustus hingga sekarang berjumlah 457 orang sesuai data di BKD dimana tercatat ada 16 orang yang mengundurkan diri/data tidak valid/meninggal.

Dia dan teman - teman berharap nantinya akan adanya kebijakan khusus yang dibuat Pemerintah melalui revisi UU ASN untuk pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS. Seperti yang diungkapkan Ketua Panja Revisi UU ASN Arif Wibowo yang ditemui saat Rakor Honorer K2 Se-Indonesia di tahun 2017 kemarin bahwa Pemerintah terus berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan honorer ini. Ini dibuktikan Pemerintah dengan memasukkan revisi UU ASN dalam Prolegnas Tahun 2018.

"Dengan adanya revisi UU ASN yang dimasukkan dalam Prolegnas 2018, kami mohon dengan hormat dan sangat dukungan Pemerintah Kabupaten dalam hal ini DPRD dan juga Bupati kepada perjuangan kami. Dimana bentuk dukungan ini akan kami kirim ke pusat paling lambat tanggal 2 besok," tambah Sunarto

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Suharno dalam kesempatan yang sama turut mengamini apa yang disampaikan Sunarto. Dari 757 honorer K2 yang ikut tes pada tahun 2013, sebanyak 283 yang lulus tes, yang kemudian lulus tapi mengundurkan diri 12 orang sehingga total 271 honorer kategori 2 yang lulus dan berhak mendapat SK Pengangkatan CPNS. "Hingga saat ini sudah semua mendapatkan SK, sudah 100% selesai." imbuhnya.

Sugeng Ahmady, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Wonogiri yang hadir dalam pertemuan memberikan apresiasi yang tinggi atas perjuangan teman - teman honorer K2. "Mereka ini adalah pejuang yang tersisih, tersisa bahkan tersiksa, jadi saya mengapresiasi tinggi. Secara moral kita mendukung pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS, namun secara yuridis ini menjadi kelemahan Pemerintah Daerah. Maka kami atas nama lembaga DPRD setuju memberikan dukungan untuk merevisi UU ASN, dan diharapkan nantinya memberikan jawaban atas harapan teman-teman honorer K2," ungkapnya. Sejalan dengan Sugeng Ahmady, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Wonogiri yang disuarakan Anggota Fraksinya Wawan Arifianto menegaskan akan menyampaikan dukungan ini lewat Fraksinya di DPR-RI.

"Surat dukungan dari DPRD dan Bupati adalah langkah yang ditempuh dalam rangka merevisi UU ASN dan bentuk dukungan ini dari sisi hukum tidak mengandung konsekuensi hukum, tapi ini hanya merupakan sebuah wujud dukungan moral dalam rangka menampung aspirasi K2 dalam perubahan UU ASN terkait aturan yang lama terkait usia maupun mekanisme pengangkatan dengan seleksi untuk dilaksanakan perubahan,"jelas Wiyanto Kabag Hukum Setda.

 

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana menurut anda website DPRD Kabupaten Wonogiri ?
Sangat Bagus
Bagus
Lumayan
Tidak Bagus

HASIL POLLING
PENGUMUMAN TERBARU
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 160313 kali